Yayasan An-Naajiya Susun Roadmap Transformasi Pendidikan Menuju 2035
16 Agustus 2026
Sariak, Pasaman Barat — Yayasan An-Naajiya menyelenggarakan Executive Strategic Transformation Workshop bertema “Building the Road to 2035” sebagai bagian dari upaya memperkuat arah pembangunan dan meningkatkan kualitas tata kelola organisasi. Kegiatan berlangsung selama dua hari di Ruang Pertemuan SMA/SMP TQ An-Naajiya, Sariak, Pasaman Barat.
Workshop yang diberitakan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 tersebut melibatkan jajaran pimpinan dan pemangku kepentingan di lingkungan An-Naajiya. Kegiatan diarahkan untuk menyusun strategi transformasi yang lebih terarah, adaptif, inovatif, dan berkelanjutan menuju tahun 2035.
Kegiatan menghadirkan narasumber dari Athar Education Consulting, dengan nama narasumber yang disebut dalam sumber yakni Muharnes, S.Iq. dan Edwin Hutabian, S.Pd., M.Pd. Melalui pendampingan tersebut, peserta diajak melihat posisi organisasi saat ini sekaligus menyusun arah pengembangan untuk menghadapi perubahan pada masa mendatang.
Menyiapkan An-Naajiya Menghadapi Perubahan
Ketua Yayasan An-Naajiya, Dr. Desman, M.A., menjelaskan bahwa workshop membahas berbagai tantangan dan peluang yang diperkirakan akan dihadapi organisasi pada masa mendatang. Pembahasan mencakup perubahan lingkungan, perkembangan teknologi, peningkatan kualitas pelayanan, hingga kebutuhan sumber daya manusia yang semakin kompetitif.
Menurut Dr. Desman, peserta tidak hanya diajak menilai keadaan organisasi saat ini, tetapi juga merumuskan langkah konkret menuju masa depan. Transformasi tersebut diarahkan melalui penguatan kepemimpinan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, inovasi pelayanan, serta peningkatan kolaborasi antarpemangku kepentingan.
Pendekatan ini menjadi penting karena pengembangan lembaga pendidikan membutuhkan perencanaan jangka panjang. Perubahan teknologi, pola pembelajaran, kebutuhan masyarakat, serta perkembangan sumber daya manusia menuntut organisasi untuk terus melakukan evaluasi dan penyesuaian.
Menyatukan Visi Menuju 2035
Tema “Building the Road to 2035” menggambarkan perjalanan jangka panjang yang membutuhkan perencanaan matang, kepemimpinan visioner, dan komitmen bersama. Roadmap yang disusun diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi dapat diterjemahkan ke dalam program dan tindakan yang dapat dijalankan secara bertahap.
Workshop juga menjadi ruang untuk menyatukan cara pandang jajaran pimpinan terhadap masa depan lembaga. Kesamaan visi diperlukan agar pengembangan setiap unit tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi bergerak dalam satu arah yang mendukung tujuan besar Yayasan An-Naajiya.
Melalui diskusi strategis, peserta didorong mengidentifikasi kondisi yang telah berjalan baik, tantangan yang masih perlu diperbaiki, serta peluang pengembangan yang dapat dimanfaatkan dalam beberapa tahun mendatang.
Perencanaan menuju 2035 juga membutuhkan kemampuan menentukan prioritas. Tidak seluruh perubahan harus dilakukan sekaligus, sehingga dibutuhkan tahapan yang realistis, terukur, dan dapat dievaluasi secara berkala.
Penguatan Kepemimpinan dan Sumber Daya Manusia
Salah satu perhatian dalam proses transformasi adalah penguatan kepemimpinan. Pimpinan lembaga memiliki peran penting dalam menerjemahkan visi organisasi menjadi program kerja yang dapat dipahami dan dijalankan oleh seluruh tim.
Selain kepemimpinan, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dari agenda transformasi. Kompetensi guru, tenaga kependidikan, pengelola, dan jajaran manajemen perlu terus dikembangkan agar mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan lembaga yang semakin kompleks.
Sumber berita menyebut peningkatan kompetensi SDM sebagai salah satu langkah yang ditekankan dalam workshop, bersama pemanfaatan teknologi digital, inovasi pelayanan, dan kolaborasi.
Penguatan SDM diharapkan mampu membangun budaya kerja yang profesional, terbuka terhadap evaluasi, dan memiliki semangat untuk terus belajar.
Teknologi dan Inovasi Menjadi Bagian Transformasi
Perkembangan teknologi digital turut menjadi salah satu pembahasan dalam workshop. Pemanfaatan teknologi dipandang sebagai bagian dari transformasi yang perlu dipersiapkan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola dan kualitas pelayanan.
Dalam lingkungan pendidikan, teknologi dapat mendukung berbagai aspek, mulai dari administrasi, komunikasi, pengelolaan data, hingga proses pembelajaran. Namun, transformasi digital juga membutuhkan kesiapan sumber daya manusia agar teknologi benar-benar dapat digunakan secara tepat dan memberikan manfaat.
Karena itu, pembangunan organisasi menuju 2035 tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik atau penambahan fasilitas. Transformasi juga menyentuh pola kepemimpinan, budaya kerja, kualitas SDM, sistem pengelolaan, serta kemampuan lembaga beradaptasi dengan perubahan.
Dari Perencanaan Menuju Aksi Nyata
Executive Strategic Transformation Workshop diharapkan menghasilkan gagasan, strategi, dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar bagi Yayasan An-Naajiya untuk membangun organisasi yang lebih kuat, modern, responsif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Hasil workshop selanjutnya diharapkan dapat diterjemahkan menjadi roadmap dengan sasaran dan tahapan yang jelas. Dengan demikian, visi menuju 2035 dapat ditindaklanjuti melalui program nyata yang dapat diukur dan dievaluasi.
Kolaborasi seluruh jajaran menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Transformasi organisasi tidak dapat hanya bergantung pada pimpinan, tetapi membutuhkan keterlibatan setiap unsur sesuai peran dan tanggung jawabnya.
Melalui workshop ini, Yayasan An-Naajiya berupaya membangun fondasi perencanaan jangka panjang sekaligus mempersiapkan lembaga menghadapi perubahan dunia pendidikan dan kebutuhan masyarakat.
Semoga ikhtiar tersebut dapat menjadi bagian dari penguatan kualitas pendidikan, pelayanan, dan tata kelola Yayasan An-Naajiya serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi peserta didik dan masyarakat pada masa mendatang.